Kupas Strategi Menjuarai Sayembara hingga Membangun Narasi Desain

Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMA) KAMAKARA dari Program Studi Arsitektur Universitas Widya Mataram (UWM) bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY sukses menyelenggarakan Talkshow AKSARA 2026 pada Jumat (10/7/2026) secara hybrid di Auditorium Universitas Widya Mataram dan melalui platform Zoom Meeting. Mengusung semangat pengembangan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini menghadirkan para arsitek profesional yang berbagi pengalaman mengenai strategi merancang karya arsitektur, membangun narasi desain, serta menghadapi kompetisi sayembara tingkat nasional.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Widya Mataram, Dr. Roni S. Luhukay, S.H., M.H., dilanjutkan sambutan dari perwakilan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ar. Erlangga Winoto, IAI, AA. Pembukaan rangkaian AKSARA 2026 ditandai dengan pemukulan kenong sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan AKSARA 2026: Talkshow & Exhibition, kemudian dilanjutkan pengantar acara oleh Dosen Pembimbing AKSARA 2026, Padmana Grady Prabasmara, S.T., M.Sc., IAI.
Talkshow dipandu oleh Istiana Adianti, S.T., M.Sc., IAI. dengan menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman luas di bidang arsitektur dan sayembara desain. Dr. Ir. Revianto Budi Santosa, M.Arch., IAI. memaparkan proses riset, penggalian budaya, serta penyusunan narasi desain dalam penyusunan Masterplan Museum Majapahit melalui konsep JIWA WILWATIKTA Menjali Nusantara – Tumpang Jejak (Palimpsest of) Majapahit. Menurutnya, desain arsitektur yang kuat lahir dari proses memahami konteks, sejarah, dan keberanian menghadirkan gagasan yang melampaui referensi yang telah ada.
Selanjutnya, Ar. Naura Hassa Lalitya Cornika, MBA, IAI., Principal Architect Studio Biekin Design, membahas pentingnya visual storytelling dan design communication sebagai media menyampaikan gagasan kepada dewan juri maupun masyarakat. Kemampuan mengomunikasikan konsep dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah karya dalam kompetisi desain.
Sementara itu, Ar. Thoat Fauzi, IAI., Principal Architect sekaligus President Director PT. JOSO dan peraih Juara I Sayembara Masterplan Museum Majapahit, membagikan pengalaman mengenai strategi memenangkan sayembara. Ia menekankan pentingnya memahami regulasi, karakter dewan juri, membangun alur cerita desain (storyline), serta menciptakan pembeda yang menjadi identitas karya. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kualitas desain, tetapi juga oleh kepemimpinan tim, proses kolaborasi, dan keberanian menghadirkan solusi yang inovatif.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, praktisi profesional, akademisi, serta peserta daring. Berbagai pertanyaan mengenai proses kreatif, pengembangan ide, hingga strategi mengikuti sayembara dijawab secara komprehensif oleh para narasumber berdasarkan pengalaman profesional mereka.

Melalui penyelenggaraan Talkshow AKSARA 2026, Program Studi Arsitektur Universitas Widya Mataram berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi desain, serta kesiapan berkompetisi di dunia profesional. Kegiatan ini menjadi ruang inspiratif yang mempertemukan dunia akademik dengan praktik arsitektur sehingga mampu memperkuat kompetensi lulusan dalam menghadapi tantangan industri arsitektur yang terus berkembang.
Kegiatan ini didukung oleh Ikatan Arsitek Indonesia D.I. Yogyakarta (IAI DIY) dan Yogyakarta Young Architect Forum (YYAF), PT. ASABA Surveying Solutions sebagai sponsor utama, serta sponsor dan mitra pendukung lainnya.
